Laporan Kegiatan
Laporan Workshop Asuhan Keperawatan dan Pendidikan Kesehatan Tahun 2026 RSUP Dr. Kariadi Semarang 2026
Mutu pelayanan pasien sangat dipengaruhi oleh model pengelolaan asuhan
keperawatan dan pendidikan kesehatan yang diberikan kepada pasien.(1) Model
pengelolaan asuhan keperawatan terdiri dari beberapa model yang meliputi tim,
fungsional moduler dan primer.(2) Model pengelolaan asuhan keperawaan yang sama
dapat dioperasionalkan dengan cara yang sangat berbeda dengan pertimbangan
beberapa hal seperti ekonomi hingga ketersediaan staf.(2) Model pengelolaan asuhan
keperawatan juga dapat membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi
pembelajaran terutama bagi mahasiswa perawat dari institusi pendidikan keperawatan
yang sedang menjalani praktik klinis di rumah sakit, atau perawat yang masih menjalani
masa orientasi atau perawat lain yang sedang menjalani masa transisi di unit kerja yang
baru.(1)
Pendidikan merupakan konsep penyampaian pengetahuan melalui serangkaian
aktivitas terarah. Pendidikan terdiri dari sekumpulan tindakan sadar dan disengaja yang
membantu individu mendapatkan pengetahuan baru, merubah sikap, mengadopsi
perilaku baru, atau mendapatkan keterampilan baru. Seorang pendidik perlu paham meng
enai subjek yang diajarkan dan prinsip pendidikan paisen agar dapat memberikan individu
panduan, mengatur laju pembelajaran dengan tepat dan berhasil mengenalkan konsep
dengan kreatif untuk mendapatkan pengetahuan baru, perilaku atau perubahan sikap.(3)
Pendidikan pasien melibatkan promosi, proteksi, dan mempertahankan kesehatan. Hal ini
melibatkan pendidikan mengenai pengurangan resiko kesehatan, peningkatan tingkat
kesejahteraan seseorang, dan menggunaan langkah-langkah perlindungan kesehatan
yang spesifik.(4)
Proses pendidikan dan pengajaran melibatkan interaksi dinamis antara pengajar
dan pembelajar. Setiap partisipan saling mengkomunikasikan informasi, emosi, persepsi
dan sikap.(4) Pendidikan dan pembelajaran dimulai ketika sesorang mengidentifikasi
kebutuhan untuk mengetahui atau mendapatkan kemampuan untuk melakukan sesuatu.
Pendidikan paling efektif ketika sesuai dengan kebutuhan pembelajar. Seorang pendidik
mengkaji kebutuhan dengan cara mengajukan pertanyaan dan menentukan ketertarikan
pembelajar. Komunikasi interpersonal adalah sesuatu yang penting untuk keberhasilan
pendidikan.(3) Pelibatan pasien dalam perawatan kesehatan serta pendidikan pasien
tentang cara mengelola kesehatan sangat tergantung pada literasi pasien. Perawat perlu
berkomunikasi dengan jelas, memberikan informasi kesehatan yang dapat dimengerti dan
dilaksanakan, serta memberikan kesempatan dan dorongan untuk berpartisipasi dalam
pengambilan keputusan terkait dengan kesehatan pasien.(5)
Berdasarkan latar belakang di atas, perawat dan bidan perlu memiliki
pengetahuan dan keterampilan terkait dengan pengelolaan asuhan keperawatan pasien
dan pendidikan keseahatan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan keperawatan di
unit kerja. Oleh karena itu, workshop terkait dengan pengelolaan asuhan keperawatan
dan pendidikan kesehatan perlu dilaksanakan bagi perawat dan bidan di RS Dr.Kariadi
Semarang.
No other version available