Laporan Kegiatan
Laporan Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar bagi Perawat di Rumah Sakit RSUP Dr. Kariadi 2025
Perawatan pasien kanker membutuhkan suatu spesialisasi/keilmuan tersendiri
yang memerlukan pendidikan dan pelatihan khusus. Dalam hal ini aspek perawatan yang
holistik menjadi sangat penting dalam pemberikan asuhan keperawatan pada penderita
kanker. Dalam menjaga kualitas, stabilitas serta kontinuitas pelayanan keperawatan,
diperlukan tenaga perawat yang handal dalam memberikan pelayanan keperawatan
kepada penderita kanker.
Hal ini membutuhkan penatalaksanaan pasien yang lebih kompleks, fokus dan
komprehensif, sehingga perawat dituntut untuk meningkatkan kompetensi sebagai lini
terdepan dalam pemberian pelayanan keperawatan selama 24 jam. Dari data yang
diperoleh jumlah kasus baru kanker di Indonesia sebanyak 396.914 pasien (Globocan,
2020), terjadi peningkatan sebanyak 30% dibanding tahun 2018.
Selain itu respon pasien dan keluarga penderita kanker serta kondisi psikologis
yang kompleks, membutuhkan tenaga perawat yang mampu secara profesional
memberikan informasi dan tindakan pelayanan keperawatan yang tepat, cepat dan akurat.
Peran perawat onkologi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan keperawatan
kanker dan terlibat aktif dalam program penanggulangan kanker di Indonesia, sementara
jumlah perawat onkologi masih sangat terbatas dan belum semua memiliki standar
kompetensi yang terakreditasi. Dari hasil survey yang dilakukan dari 20 kota besar di
Indonesia sebanyak 801 perawat, ada 41% belum pernah mendapatkan pelatihan
keperawatan kanker dasar.
Belum terpenuhinya kompetensi tenaga perawat, terutama terkait dengan keahlian
tehnis dalam memberikan asuhan keperawatan kanker, mengakibatkan tenaga perawat
belum dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga perawat perlu menambah
kompetensi melalui pelatihan keperawatan kanker dasar dengan harapan mampu
melakukan asuhan keperawatan kanker dasar dengan penerapan perilaku caring pada
pasien kanker sesuai standar pelayanan kanker.
No other version available