Laporan Kegiatan
Laporan Pelatihan Pelayanan Transplantasi Sumsum Tulang RSUP Dr. Kariadi 2025
Pengeluaran untuk pelayanan kesehatan dari tahun 2016 hingga 2020
menunjukkan bahwa sebagian besar biaya, sekitar 83,31%, adalah untuk layanan
rujukan, dengan penyakit katastropik menjadi fokus utama dalam Program JKN-KIS.
Perubahan pola penyakit dan penyebab kematian selama 10 tahun terakhir menyoroti
beberapa penyakit utama yang membebankan sistem kesehatan, termasuk Jantung,
Stroke, Kanker, Diabetes, Ginjal, Hati, Maternal Neonatal, Tuberkulosis, dan Infeksi
Emerging.
Kanker, yang telah menjadi penyebab kematian utama di banyak negara,
menimbulkan kekhawatiran serius. Faktor seperti pertambahan usia populasi, perubahan
gaya hidup, polusi lingkungan, dan penyakit kronis memperkuat masalah ini. Prediksi
global menunjukkan adanya lonjakan pandemi kanker pada tahun 2030, dengan lebih
dari 60% kasus terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia, yang memiliki
populasi besar.
Data menunjukkan bahwa kanker adalah penyebab utama kematian baik pada
pria maupun wanita, dengan jenis kanker yang berbeda menghuni peringkat tertinggi.
Misalnya, kanker paru-paru adalah penyebab kematian utama pada pria, sementara
kanker payudara menjadi yang tertinggi pada wanita.
Cangkok sumsum tulang (CST) telah menjadi metode modern yang efektif untuk
menangani kanker. Meskipun Indonesia telah melaksanakan CST sejak tahun 1987,
program ini belum sepenuhnya berhasil secara berkelanjutan. Upaya terbaru termasuk
pengembangan program pengampuan rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi,
kualitas, dan aksesibilitas pelayanan kesehatan.
Dalam konteks ini, percepatan pengembangan layanan transplantasi sumsum
tulang di Indonesia menjadi penting. Melalui program pengampuan, diharapkan layanan
CST dapat tersedia di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia dengan standar kualitas
yang seragam.
No other version available