Laporan Kegiatan
Laporan Pelatihan Sterilisasi Tingkat Lanjut Bagi Pengelola Sterilisasi 2025
Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat saat ini, menuntut peningkatan mutu dan pelayanan pada fasilitas kesehatan. Hal ini tentu berimbas kepada fasilitas penunjang di Rumah Sakit, khususnya sterilisasi yang dituntut harus mampu menjadi penunjang pelayanan (supporting services) yang baik dan berorientasi pada peningkatan mutu dan keselamatan pasien (patient safety).
Sterilisasi Rumah Sakit merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam pengendalian infeksi. Adapun tugas dan fungsinya antara lain menyediakan alkes dan linen steril untuk mendukung kelancaran pelayanan tindakan di kamar operasi dan ruang perawatan. Siklus proses sterilisasi yang panjang mulai dari precleaning dan cleaning, uji kelayakan, pengemasan, labeling, sterilisasi, distribusi dan dokumentasi membutuhkan penanganan yang baik dan sesuai standar agar terjamin kualitas sterilisasinya.
Sebagai pendukung pelayanan kesehatan yang utama, diharapkan Sterilisasi Rumah Sakit dapat memberikan pelayanan secara cepat, tepat, akurat dan terjamin kualitas sterilitasnya, sehingga perlu didukung sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang memadai dan profesional. Sumber daya manusia sterilisasi di Rumah Sakit yang kompeten menjadi persyaratan utama untuk menjamin proses sterilisasi sesuai standar. Berdasarkan data Top 10 Health Technology Hazard yang dikeluarkan oleh Emergency Care Research Institute (ECRI) dan berkantor pusat di Pennsylvania, menyatakan bahwa isu infection risk from sterile processing errors in medical and dental offices menduduki peringkat ke 2 pada tahun 2020. Melihat besarnya kerugian yang ditimbulkan akibat proses sterilisasi yang tidak benar terhadap keselamatan pasien, maka Rumah Sakit harus menerapkan standar sterilisasi nasional maupun internasional.
Untuk menjamin implementasi standard oleh pengelola sterilisasi di Rumah Sakit, maka perlu adanya upaya peningkatan kompetensi berkelanjutan bagi sumber daya manusia pengelola sterilisasi. Salah satu peningkatan kompetensi tersebut adalah melalui pelatihan level manajerial yang merupakan lanjutan dari pelatihan Sterilisasi Tingkat Dasar. Pelatihan ini lebih menekankan pada aspek manajemen yang diperlukan oleh seorang pengelola pelayanan Sterilisasi baik dari sisi regulasi, perencanaan, pengaturan pelayanan, sikap seorang pemimpin dalam mengelola sterilisasi serta penanganan komplain baik dari pelanggan internal maupun eksternal.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka Sterilisasi Sentral dan Diklit RSUP Dr. Kariadi tergerak untuk menyelenggarakan “Pelatihan Sterilisasi Tingkat Lanjut Bagi Pengelola Sterilisasi di Rumah Sakit” sesuai dengan kurikulum yang telah terakreditasi PPSDM Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang pelayanan Sterilisasi Sentral.
No other version available